You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Adiarsa
Desa Adiarsa

Kec. Kertanegara, Kab. Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah

Membangun Desa Tak Hanya Infrastruktur, Pemdes Adiarsa Gelar Pengajian Umum Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

BAYU ROHANI 29 Juni 2026 Dibaca 8 Kali
Membangun Desa Tak Hanya Infrastruktur, Pemdes Adiarsa Gelar Pengajian Umum Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Adiarsa, 27 Juni 2026 – Pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan jalan, jembatan, saluran irigasi, maupun fasilitas umum lainnya. Pembangunan karakter, moral, dan spiritual masyarakat juga merupakan bagian penting dalam mewujudkan desa yang maju, rukun, dan harmonis.

Berangkat dari semangat tersebut, Pemerintah Desa Adiarsa menyelenggarakan Pengajian Umum dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah pada Sabtu malam (27/6/2026) di Lapangan Sepak Bola Desa Adiarsa mulai pukul 20.00 WIB.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia bentukan Kepala Desa Adiarsa ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ribuan jamaah memadati lapangan sepak bola hingga meluber ke area sekitar. Tidak hanya dihadiri warga Desa Adiarsa, pengajian juga diikuti masyarakat dari berbagai desa di sekitarnya, termasuk banyak wali santri yang memondokkan putra-putrinya di Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kertanegara, Kapolsubsektor Kertanegara, Babinsa Desa Adiarsa, Kepala Desa Adiarsa beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur kelembagaan desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Adiarsa menyampaikan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari banyaknya pembangunan fisik yang dapat dilihat masyarakat. Pemerintah desa juga memiliki tanggung jawab membangun kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan moral sebagai bekal menciptakan masyarakat yang religius, rukun, dan saling peduli.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai kesempatan untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik sebagai pribadi maupun sebagai bagian dari masyarakat Desa Adiarsa.

Camat Kertanegara dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengajian umum tidak hanya menjadi media mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat persatuan masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan sosial saat ini.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada 31 anak yatim yang berasal dari Desa Adiarsa. Masing-masing anak menerima santunan sebesar Rp300.000, yang diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi wujud kepedulian bersama terhadap sesama.

Suasana religius semakin terasa dengan penampilan Grup Hadrah Al Ikhlas, yang merupakan grup hadrah kebanggaan remaja Desa Adiarsa. Lantunan shalawat yang dibawakan berhasil menghangatkan suasana sekaligus menyambut kedatangan penceramah utama.

Puncak acara diisi tausiyah oleh KH Zuhrul Anam Hisyam, Pengasuh Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia, Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah. Dalam ceramahnya, beliau mengajak jamaah menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki keimanan, memperkuat akhlak, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama sebagai bekal membangun masyarakat yang lebih baik.

Pelaksanaan pengajian umum ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Adiarsa dan masyarakat. Pendanaan kegiatan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang dipadukan dengan partisipasi serta gotong royong warga.

Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh masyarakat. Di tengah penyesuaian anggaran desa yang berdampak pada berkurangnya alokasi pembangunan fisik, semangat kebersamaan tetap menjadi modal utama dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Adiarsa berharap semangat Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi mampu menjadi pengingat pentingnya memperkuat nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan persatuan sebagai fondasi membangun desa yang semakin maju, damai, dan sejahtera.

"Jalan yang baik akan memudahkan langkah masyarakat, tetapi hati yang baik akan menentukan ke mana langkah itu diarahkan. Karena itulah pembangunan desa tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia."

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image